• +6221 4288 5430
  • +62 8118 242 558 (BIC-JKT)
  • +62 8118 242 462 (BIC-INA)
  • info@bic.web.id

Berita dari Aceh



Berita bahagia datang lagi menghampiri warga BIC, sebab salah satu alumninya yang kini bekerja untuk Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), Aissa Mutiara Putri, melepas masa lajangnya pada Ahad (7/1/2018) di Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Aissa menikah dengan Bintang, seorang jejaka asal Tanah Minang yang ia kenal sejak setahun silam. 
 
Aissa sendiri ialah seorang alumni Jerman, yang ikut dalam program CIM Returnee, dan kemudian bergabung dengan BIC pada tahun 2015. Acara pernikahan yang dilangsungkan dengan adat Aceh ini berlangsung cukup meriah, terutama dengan kehadiran banyak alumni Jerman yang merupakan teman-teman Aissa sewaktu di Jerman. Bapak Kristanto Santosa (BIC) turut hadir atas undangan untuk mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. "Semoga Aissa dan Suami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah" ujar rekan Aissa, Irma (34), yang belum sempat menghadiri resepsi pernikahan. 
 
Pada kesempatan yang berbeda, Bapak Kristanto yang saat ini membantu program pengembangan klaster inovasi nilam di Aceh, sempat bertemu secara informal dengan pimpinan Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syah Kuala, yang juga koordinator dari pengembangan  klaster inovasi Nilam Aceh. 


Komentar

Belum ada komentar

Tinggalkan Pesan

Berita Terbaru

MERDEKA!!! 118 INOVASI INDONESIA 2026 - BATCH 03 DIMULAI ! !

Setelah berlangsung selama 4 (empat ) bulan penuh (April – Juli 2026); pengajuan proposal inov

INDONESIA INNOVATOR AWARD (IIA) – 2026

Semangat membangun teknologi dari tangan dan pikiran anak bangsa kembali kembali digaungkan saat per

GIMI INNOVATION AWARDS 2026

Global Innovation Management Institute (GIMI) mengundang para inovator dari seluruh dunia, untuk unj

SELAMAT DATANG ERA KECERDASAN BUATAN

Menghadiri peluncuran KORIKA Claw pada 17 Juni 2026 yang lalu, sungguh memberikan semangat dan optim

MANIFESTO INOVASI DI ERA KECERDASAAN BUATAN

Kita umumnya cukup merasa nyaman berada dalam paradigma bahwa resep sukses adalah menjadi “mes